Nyeri Lutut Setelah Besepeda. Cedera Apanya ya?


Beberapa bulan ini saya merasakan sakit atau nyeri pada lutut saya ketika bersepeda. Saya sudah mencoba membawa ke dokter spesialis Orthopaedi dan untuk sementara dokter tersebut belum bisa mendiagnosis secara pasti apa yang saya derita meskipun sudah di periksa dan di rontgen pada lutut kiri saya. Minyak di lutut masih banyak juga tak ada retakan atau riwayat benturan pada tulang, sehingga membuat dokter tersebut memberi sebuah hipotesis kepada saya bahwa menderita tumor tulang awal atau cedera otot (mungkin ligamen). Saya disuruh kembali lagi setelah satu bulan dari pemeriksaan tersebut dan tidak boleh berolahraga yang bertumpu pada kaki sepenuhnya seperti bersepeda. membuat saya sangat terpukul  Sick smile.

Tumor tulang? saya rasa tidak karena setelah beberapa minggu rasa sakit saya hilang maka saya mulai mencari tau sendiri melalui artikel-artikel kesehatan baik dalam negeri maupun luar negeri tentang nyeri lutut. Akhirnya pun dugaan mengerucut pada cedera ligamen. Ligamen atau ligamentum menurut wikipedia adalah jaringan pengikat yang mengikat luar ujung tulang yang saling membentuk persendian. Ligamentum juga berfungsi mencegah dislokasi. Kenapa saya mengarah ke situ? bisa dilihat dari gambar di bawah

Anatomi Lutut (kiri) dan Letak Nyeri (kanan)

Letak nyeri saya ada pada bawah dan samping pattela (mangkuk lutut). Mungkin pada Collateral Ligament atau pada Pattelar Ligament. Tapi ini masih diagnosis saya sendiri yang mana bukan seorang ahli medis apalagi mengenai anatomi tubuh secara detil.

Salah satu penyebab ligamen mengalami cedera adalah tekanan yang berlebih atau tidak terbiasa dan telalu memaksa sehingga ligamen akan rusak atau mungkin robek. Ini juga yang dituturkan dokter pada waktu itu dengan sambil menunjukkan ke alat peraga anatomi lutut tapi karena saya sudah panas dingin dulu jadi tidak begitu mendengarkan dokter. tindakan bodoh sih

Bukannya bersepeda tidak terlalu banyak tekanan? ya memang, tapi kesalahan saya adalah waktu itu saya sudah beberapa minggu tidak bersepeda dan sekali bersepeda mengambil rute yang menanjak dan saya terlalu memaksa untuk mengayuh pedal juga tidak memperhatikan kombinasi gir. Akhirnya rasa nyeri pada lutut menyerang hingga 1 minggu.
Sebenarnya tidak hanya beban yang berlebih atau overuse tapi ada beberapa hal penyebab cedera tersebut antara lain:

  • Sadel terlalu  rendah atau terlalu maju
  • Tapak kaki terlalu maju pada permukaan pedal
  • crankarm terlalu panjang
  • Posisi menapak pedal tidak lurus
  • Posisi kaki khususnya lutut ketika mengayuh tidak lurus atau terlalu menyamping ke luar maupun ke dalam

Posisi Mengayuh

Karena rasa nyeri ini tidak selalu dirasakan sehari-hari, hanya ketika bersepeda jauh saja maka saya kembali sangsi terhadap diagnosis saya tersebut. Apa benar cedera ligamen? jujur saja, saya belum kembali ke dokter itu lagi karena selain mahal Laughing out loud juga belum siap terhadap vonis dokter lagi Don't tell anyone smile.

Meski saya cedera tapi tetap saja saya ngeyel bersepeda karena saya adalah bagian dari sepeda. lho?.
Lantas, bagaimana cara mengurangi atau menangani jika nyeri lagi?
Untuk pencegahan, saya menggunakan knee support atau deker lutut. Saya beli Rp80.000 di toko olahraga, saya pakai setiap bersepeda dan alhamdulillah sangat mengurangi rasa nyeri. Sedangkan jika rasa nyeri terjadi, yang saya lakukan adalah mengompres lutut dengan es. Hal ini saya ketahui ketika sebuah acara TV sedang liputan ke fisioterapis yang mengatakan jika ada rasa nyeri maka disitu ada radang dan jangan menggunakan yang panas-panas untuk mengobatinya, gunakanlah es. hmmm, saya langsung berpikir hal itu sama seperti ketika pemain bola yang diganti karena cedera dan langsung dikompres es dibalut perban elastis, duduk dengan kaki lurus sembari melihat sisa pertandingan.

Knee Support (Deker Lutut)

Kompres Lutut Dengan Es

Cara ini terbukti meskipun sifatnya mengobati sementara. Saya buktikan ketika saya lupa membawa deker lutut untuk bersepeda dan nyeri pun menyerang maka ketika hampir sampai rumah saya langsung beli es batu di warung dan kompres beberapa menit selama 2 kali dalam waktu yang berneda. Hasilnya cukup mengurangi rasa sakit padahal cuma 1 hari sudah jauh lebih baik ketimbang dahulu hingga beberapa hari bahkan 1 minggu lebih.

Sebenarnya masih banyak penyebab-penyebab serta solusi menghindarinya tapi saat ini saya tulis yang sesuai pengalaman dulu. Lain kali kita bahas yang lebih luas.

O ya, bagi anda yang mengalami hal serupa atau anda seorang ahli medis dalam kasus ini, saya harapkan berbagi informasinya dan tentunya saya dan pembaca akan sangat berterima kasih.

sumber: http://www.excelsports.com/inform.asp?page=31, http://www.cptips.com/knee.htm, http://en.wikipedia.org/wiki/Patellar_tendon, http://www.orthogate.org/patient-education/knee/collateral-ligament-injuries.html

23 Responses to “Nyeri Lutut Setelah Besepeda. Cedera Apanya ya?”

  1. fath Says:

    makasih infonya om..saya juga mengalami, tapi setelah 2 hari langsung sembuh..sekarang takut naik sepeda jauh2..

    • pedalsepedaku Says:

      sudah pakai knee support/deker?

  2. nugros Says:

    saya jg mengalami tp karena kesalahan saya yg kurang pemanasan, 1minggu ini saya hanya bersepeda ringan dan saat saya mengira sudah sembuh “saat mencoba bersepeda jarak 20km hari ini dgn kecepatan meningkat setiap 5km (25;30;35;40) tiba2 sakit di Collateral Ligament terasa lagi”

    Sepertinya untuk sembuh total membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama ya om?
    sekedar sharing saja, “untuk proses penyembuhan saya sama sekali tidak kedokter. Pada bagian lutut, saya lakukan sedikit gerakan dan stretching plus dibasuh air hangat sebelumnya setiap pagi, sore, dan sebelum tidur”, #yang tidak kalah penting juga, jangan sesekalipun dipijat walaupun sendiri.

    terima kasih om atas threadnya..akhirnya saya tahu bagian apa yg mengalami cidera dan semoga saya bisa bersepeda normal lagi😀

    • pedalsepedaku Says:

      terima kasih telah berbagi pengalaman. sangat bermanfaat😉

  3. Ipung Says:

    trims om sharingnya, saya pun suka mengalami seperti ini klo sudah ngowes 30 kiloan, yang pertama diserang pasti dengkul kiri terasa nyeri.

  4. alan Says:

    Trims bos, patut dicoba

  5. zan Says:

    saya juga mengalami hal yang sama di lutut sebelah kanan saya, mungkin karena saya termasuk nubi dalam bersepeda dan salah dalam mengatur posisi ketika bersepeda,… untuk mengatasi rasa nyeri saya gunakan balsem otot, memang efek nya tidak langsung terasa… untuk mempercepat penyembuhan saya istirahat 1 – 2 hari dari aktifitas gowes dan tidak lupa mengoleskan balsem 3 x sehari…

  6. donny Says:

    saya saat ini mengalami kejadian yg sama dan di akupunture fisioterapi

  7. pedalsepedaku Says:

    terima kasih sharing pengalamannya😉

  8. Abraham Pelenkahu Says:

    sama nih sy jg baru2 ini merasakan cidera lutut gejalanya persis spt yg ditulis disini. tp sy cma bawa ke tukang urut aja. sama tukang urut disuruh pake deker aja. trims tipsnya

  9. Sutrisno Says:

    Thanks om atas tulisan nya,
    Saya juga mengalami hal serupa. Saya biasa bersepeda dengan jarak tempuh rata2 30-40 km kadan lebih pendek dengan tanjakanan sedang smp lumayan berat. Pada suatu ketika saya bersepeda kira2 80 km dengan rute tanjakan ringan sampe sedang ada sedikit yg berat. Sepulangnya saya mengalami sakit di sisi samping luar lutut kanan. Sakit nya bisa 2-3 hari dan setelah seminggu sembuh. Sejak saat itu setiap kali saya bersepeda ada sedikit sakit, Tapi kalo bersepedanya overdosis (tanjakan berat dan maksa) sakit sekali rasanya. FYI, sesaat sebelum bersepeda yg 80 km itu saya ganti sadel sepeda dan posisinya agak mundur / sedikit nungging.
    Saya menduga mungkin ini ada hubungannya dengan posisi sadel. Saya kemarin mencoba merubah posisi sadel di tengah dan rata. Bbrp minggu ke depan akan saya coba dan mudah2 an ada perubahan.
    Selama ini saya kalau sakit saya obati dengan counterpain dan balsem2 panas lain nya. Tapi sepertinya tidak banyak membantu. (saya belum pernah coba tanpa dikasih saleb…jangan2 makin sakit).
    Nanti saya akan share lagi setelah merubah posisi sadel. Wass…

  10. mega chilly Says:

    saya mengalami hal ini. saya agak curiga karena lutut kerap bunyi gemeretuk kalo ditekuk. saya memang bersepeda tiap hari ke kantor.
    tapi saya baru tau kalau ternyata cara saya mengayuh selama ini salah.
    saya ngga berani duduk di sadel yg tinggi, dimana itu sebenarnya aman karena lutut akan lurus
    ketika mengayuh turun.
    selama ini saya salah, dan barulah kini mengerti letak masalahnya.
    saya ke 2 dokter dan mereka kasih diagnosa berbeda.
    sampe pake acara di scan MRI segala, tapi satupun ngga ada yang bisa baca hasil scan dengan akurat.
    udah bayar mahal banget, eh pada ngga menghasilkan.
    saya pake deker kemana-mana tapi hasilnya ngga maksimal.
    sampe akhirnya saya bisa merasakan bahwa lutut saya yg cidera udah ngga stabil.
    barulah akhirnya ada professor ahli tulang cek saya dan dia bilang ligamen ada yg robek.
    itu terbukti ketika cek fisik, tulang saya sangat tidak stabil.
    dokter bilang tidak perlu dioperasi, karena ini masih minor.
    tapi saya wajib olahraga yg melatih otot paha. ini bertujuan utk menguatkan kaki yg cidera dan mengalihkan daya topang tidak ke lutut lagi. melainkan ke paha.
    olahraga yg tepat adalah berenang.
    ada satu lagi latihan sederhana yg wajib saya lakukan tiap hari.
    posisinya kita duduk atau rebahan, lalu selonjorkan kaki.
    seperti halnya jika kaki kram, maka telapak kaki kita akan ditekan mengarah ke lutut kan?
    nah lakukan hal itu dengan cara mengunci ankle kaki. begitu sudah terkunci dgn telapak kaki yg sudah menekan ke arah lutut, segera naik turunkan kaki dengan posisi tetap lurus sampai 100x (bisa dilakukan bertahap).
    jangan biasakan selalu bertumpu pada kaki yg sehat, karena itu berpotensi merusak juga.
    ngga lucu kan kemudian kita punya 2 lutut cidera.
    semoga sharing ini bermanfaat.

    • abramsp Says:

      wah..patut dicoba nih latihannya. hamba jg pernah sakit lutut beberapa bulan lalu sekarang ini udah sembuh. ga tau knpa cma diurut 2x ya abis itu sembuh aja. moga2 ga separah kisanak yah.

    • pedalsepedaku Says:

      terima kasih banyak nte. sangat bermanfaat

  11. Andi Setyawan Says:

    Osgood Schlatter Disease bagai mana nyembuinnya ??

    • pedalsepedaku Says:

      saya tidak ahli dalam hal ini🙂

  12. abdrohmn Says:

    nyari kesana kemari ternyata jawabannya ada di blog om Bagas😀
    matur suwun om.

    kasus saia sama persis, apalagi sama kasusnya nte mega chilly. waktu gowes lutut bunyi gemeretuk :v
    makin lama klo dipaksain kaki ngga’ bisa nekuk klo posisi kaki udah lurus dan begitu sebaliknya.
    kyknya emg harus beli deker lutut + latian seperti contoh diatas😦

  13. sumin Says:

    Nice sharing. Saya jg mengalami hal yg sama.. Thx buat semua yg sdh sharing, jadi irit biaya dokter. skrg saya 39 tahun, dulu waktu smp dan sma gowes sepeda ke sekolah. sekarang sesdh 20 tahun lepas dari main sepeda di sma, saya mulai olahraga lagi krn berat badan makin tambah, hahaha. Cita2nya sederhana, asal bisa olahraga 30 menit setiap hari. Dari yg awalnya ngantuk bangun pagi, penuh perjuangan saya paksain keluar rumah naik sepeda, rata2 dari keluar rumah sampai pulang rumah lagi sekitar 1 jam sampai 1.5 jam per hari. berhasil bertahan lebih dari 1 bulan. 3 hari sy istirahat main sepeda, krn lutut kiri saya sakit terutama saat jongkok. tadi pagi coba sepedaan lagi, hasilnya lutut kirinya makin sakit. ternyata istirahat 3 hari gak cukup buat sembuhin cedera lututnya. Salam Gowes sehat buat semua yg baca.

  14. waroengpit Says:

    Wah terimakasih mz atas share pengalamanya

  15. reza Says:

    Thx Om infonya, sy lg ngalamin nih, setelah goes > 30 samping lutut kanan sakit banget, sy skrng coba pake deker, mudah2 an lbh baik

  16. johny Says:

    saya mengalami ini juga karena saya cukup aktif di bela diri keras.

  17. Graciela Says:

    Do you need unlimited articles for your website ? I’m sure you
    spend a lot of time posting content, but you can save it for other tasks,
    just type in google: kelombur’s favorite tool

  18. widja Says:

    >crankarm terlalu panjang

    kok kalo di saya malah enakan yg crank arm panjang ya– gak gampang nyeri kalo lama nanjak
    buat high cadance/rpm kayuhan tinggi dengan beban ringan enak gak ada rasa2 nyeri-dan blm prnh kram
    sy pake 175mm crank arm [blom nemu yg lebih panjang]
    rata2 jarak tempuh 40-50km skali jalan elev gain max 700m


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: