Rapuhnya Cable Lock

Beberapa hari kemarin, sepeda teman kerja cable lock-nya macet. Anak kunci tidak bisa diputar pada lubang kunci, kemungkinan ada yang pecah di dalam.
Dengan segala upaya bahu membahu teman-teman satu kantor untuk “mengakali” agar kuncinya bisa dibuka pun akhirnya gagal Crying face. Teringat teman persepedaan pernah mengatakan cable lock dan chain lock mudah sekali dibuka paksa apalagi yang abal-abal. Dengan cara dipukul sekeras-kerasnya pada kepala atau rumah kunci maka akan rusak dan bisa terbuka.

Berbekal dari cerita itu, langsung ku sarankan kepada teman-teman untuk melakukannya dan tentunya mendapat izin dari empunya sepeda Open-mouthed smile. Langsung saja, ambil palu agak besar dan dipukullah beberapa kali dan akhirnya “kraak…”  suara rumah kunci yang rusak berikut penguncian yang terbuka. Alhasil, cable lock rusak dan terbuka sehingga teman ku tadi bisa pulang sebelum hujan turun.

Ini hanya cerita bagi pengalaman dan pengetahuan. Tidak ada maksud untuk mengajari cara-cara tindakkan kriminal. Gunakan cara ini jika anda punya kasus seperti diatas atau kehilangan kunci tapi tak punya kunci cadangan lagi.

Maka dari itu jika menggunakan cable lock, jangan terlalu mengandalkan. misalnya mengunci sepeda di tempat sepi dan ditinggal jauh tanpa terkontrol anda maupun orang-orang disekitar anda. Melakukan cara diatas tadi butuh waktu dan usaha tambahan sehingga seumpama ada maling Ninja akan direpotkan dan tindakannya bisa mengundang perhatian orang-orang. Jadi, mengunci sepeda dengan cara apapun akan menambah prosentase tingkat keamanan Thumbs up

Advertisements

Menentukan Ukuran Frame Sepeda Untuk Tubuh Anda

Pengukuran ini dimaksudkan untuk menentukan ukuran frame sepeda yang pas agar nyaman dalam bersepeda. Frame terlalu besar atau terlalu kecil sangat tidak nyaman untuk dikendarai sehari-hari kecuali untuk kepentingan khusus misal freestyle, trial atau olahraga ekstrim.

Apa saja variabel pengukurannya?

Variabel pengukurannya antara lain; tinggi badan/height dan panjang inseam atau jarak pangkal paha ke tanah

Bagaimana mengukurnya?

Dengan menggunakan penghitung atau tabel yang telah distandarisasi. dibahas di bawah nanti.

Apa yang dihasilkan?

Berupa angka ukuran frame yang menggunakan metode C-T (Center to Top) yaitu menghitung jarak dari pusat Bottom Bracket (BB) hingga ujung atas seat tube. Selain itu juga menghasilkan angka ukuran crank yang dihitung dari poros crank (BB) hingga ke poros pedal, hal ini dimaksudkan agar pengendara lebih nyaman ketika mengayuh pedal. Read the rest of this entry »

Merancang Sepeda Touring

Saking pinginnya bersepeda long trip (>100 km) tapi nggak kesampaian hingga saat ini, jadi saya cuma bisa membayangkan punya perlengkapan touring di sepeda saya.
Ketika di Jogja dulu ada seorang petualang bersepeda dari German bernama Andreas, saya dan teman-teman berkenalan dengan dia dan sempat bersepeda bareng kemudian yang menarik perhatian saya adalah perlengkapan touring yang melekat di sepedanya (selain internal gear hub yg harganya puluhan juta :shock:). Tas touring merek Ortlieb buatan German menempel di handlebar dengan ukuran besar. Atas dasar itu saya mencoba mengunjungi situs resminya yaa walaupun saya tahu harganya cukup murah (bagi Andreas :mgreen:). Disana ada menu bike configurator gunanya untuk merancang penempatan tas pada sepeda yang telah anda pilih pada “Choose bike”. Tentu saja tas yang dipasang bermerek Ortlieb dan sudah ditentukan letak yang ideal misal rack (boncengan), handlebar, saddle dan fork tapi kita bisa menentukan tiap bagian  apakah akan dipasang tas atau tidak. Selain itu anda juga bisa mengatur warna sepeda yang telah dipilih. Jenis sepedanya pun beragam mulai Trekking, travel, folding, recumbent, children dan road bike.

Berikut sepeda touring rancangan saya:

folding bike touring

Folding Bike Birdy, siap diajak lintas kota

Read the rest of this entry »

Pelanggaran oleh Pesepeda

(c)bikenewheaven(c)bikenewheavenBerikut beberapa pelanggaran yang sering dilakukan oleh pesepeda. Walaupun tidak semua pesepeda melakukkan hal-hal dibawah ini.

1. Menerabas lampu merah
Seakan-akan lampu lalu lintas hanya diartikan untuk kendaraan bermotor saja padahal diperuntukkan semua pemakai jalan.

2. Jump Start
Hampir sama dengan nomor 1 diatas namun ini lebih ringan yaitu seperti balap motor/mobil. Jump Start berarti sebelum lampu berwarna hijau kendaraan langsung melintas garis lampu lalulintas. Jika di balapan hal ini mengakibatkan hukuman/penalty berhenti10 detik di pitstop. Jika pesepeda saya rasa tidak. Weleh?

3. Menerjang separator
Karena ingin cepat menyeberang padahal terdapat separator (pemisah) jalan maka angkat sepeda dan terjang seperatornya. Sebenarnya tindakan ini berbahaya karena jalan yang terdapat separator biasanya jalan dengan lalulintas yang padat dan cepat jadi carilah “potongan” separator untuk berputar arah atau menyeberang. Read the rest of this entry »

Memahami Kondisi Jalan Saat Bersepeda

Hal yang paling penting untuk diingat adalah tidak pernah memikirkan apapun tentang dimana Anda bersepeda atau mobil itu akan bergerak kemana. Para pengendara bisa menjadi puas dengan dirinya, dengan berpikir bahwa jalannya menyenangkan dan datar, mulus dan bisa diprediksi, mengabaikan dimana mereka sebenarnya sedang berkendara. Tapi ini semua sangat jauh dari kenyataan, ada begitu banyak rintangan yang akan membuat Anda terpelanting ke pavement seperti seekor ikan basah. Sesuatu seperti lubang, dari yang kecil sampai yang besar, atau retakan kecil di jalan, bahkan jalan yang rusak berat, atau desain jalan itu sendiri. Atau turunnya hujan, polisi tidur/kisi2 pada jalan yang terlihat seperti punggungan gunung yang dirancang agar mobil dengan ban lebar terhindar dari tergelincir, tapi justru akan mengunci dengan kuat seperti es bagi sepeda. Selain itu ada cairan licin seperti minyak atau air, bensin cairan anti beku, tanah atau kotoran, membuat seperti mengendarai sepeda diatas bola kecil. Perubahan cuaca dari panas ke hujan, atau bahkan terjadi hujan es seperti di tahun 2008 silam yang membuat Anda bisa terjatuh lebih cepat daripada orang yang sedang mabuk. Tentu saja, yang paling bahaya, harus berbagi jalan dengan kendaraan bermotor. Sebuah kendaraan beberapa ton beratnya, dan melaju dengan kecepatan tinggi. Jika terjadi saling pepet, Anda yang akan kalah. Sebaiknya hindari berebut jalan dengan pengendari lain. Dunia ini penuh dengan orang “bodoh” dan br*n*s*k, dan mereka ingin mendominasi jalanan dibelakang kemudi.

Berikut ini adalah beberapa dasar yang harus Anda ingat ketika bersepeda di jalan. Ini bukan mungkin menyelamatkan jiwa Anda, tapi akan menyelamatkan jiwa Anda…

KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI KONDISI JALAN
1) Lihatlah kemana Anda akan pergi! Kemampuan yang paling penting untuk menghindari kecelakaan adalah menggunakan penglihatanmu. Dan maksud Saya tidak hanya sekedar melihat kedepan, maksud Saya menggunakan penglihatanmu dengan maksimum. Lihat segala hal yang kamu lalui ketika bersepada, tanyakan segalanya, takut segalanya, tidak pernah memikirkan yang lain kecuali musuh Anda. Secepat Anda berpikir hal lain, Anda menyadari pantat Anda jatuh lebih dulu, atau yang paling buruk, wajah Anda yang jatuh lebih dulu.

2.)Amati permukaan jalan secara menyeluruh. Meskipun dijalan yang dipelihara dengan baik seorang pengendara sepeda bisa saja terjatuh. Jalan yang tidak teratur, penutup gorong2, dan semua benda yang bisa dengan mudah membuat pengendara sepeda terjatuh jika melewatinya. Jika Anda bisa dengan aman menghindari benda2 itu, hindarilah. Jangan lupa untuk melihat lalu lintas dari belakang Anda. Dengan cara berkendaralah lurus-pegang erat2 stang Anda tapi tetap santai mengikuti rintangan dan membiarkan tubuh bereaksi cepat pada jalan yang tidak teratur itu. Berdiri dan berpikir jernih bagaimana Anda melewati rintangan itu.

3.) Bersikap tenang di tengah hujan. Di tengah hujan, atau kondisi licin lainnya, kehilangan traksi sangat mungkin terjadi. Tenanglah, sangat tenang. Tetap berpikir bahwa jalanan memiliki banyak sisa2 minyak yang masih basah, khususnya ketika ketika hujan tiba, membuat kondisi jalan berminyak dan licin. Ketika bersepeda pada permukaan yang licin, cobalah menjaga posisi sepeda se verikal mungkin ketika melakukan belokan. Jangan melakukan belokan secara tiba2 seperti yang biasa Anda lakukan ketika jalan dalam keadaan kering, lebih baik belok perlahan2 dan sesedikit mungkin, untuk menghindari “slip”.

4.) Belokkan kapal Anda kedalam gelombang. Ketika melintasi retakan atau pinggiran jalan yang agak parallel dengan arah didepanmu, memotonglah tegak lurus seaman mungkin. Dengan kata lain, berpikir seperti sebuah kapal yang memotong gelombang. Beloklah kedalam gelombang pada sudut kanan, tidak mengikuti gelombang. Cara ini akan menghindari bagian depan sepeda Anda, atau ban depan sepeda Anda, menyimpang dari arah gerakan, berusahalah tegak dan jangan duduk.

5.) Selalu tempatkan satu jari Anda pada tuas rem. Reaksi mengerem ditunda jika semua jari Anda menggenggam seluruh handgrip, jari Anda akan jauh dari tuas rem. Kebanyakan Anda hanya punya waktu kurang dari satu detik untuk mengerem menghindari kecelakaan. Dengan jari2 Anda tidak pada tuas rem, satu menit akan menjadi dua menit, saat itu sudah terlambat untuk mengerem. Jika jari2 Anda tidak merasa nyaman mencapai rem, rubahlah tuas rem Anda sebagai pilihan lain yang akan membuat jari Anda memegang rem dengan benar.

6.)Awas gelap. Ketika berkendara di malam hari, akan lebih baik jika Anda memiliki lampu besar, dan sebuah lampu merah terang di bagian belakang sepeda, tiap lampu dilengkapi dengan baterai penuh. Jika Anda merasa tidak terlihat oleh mobil di siang hari, dimalam hari akan lebih berbahaya. LED terkenal dengan kemampuannya menerangi jarak antara Anda dan kendaraan terus menerus, memberi pengendara mobil cukup waktu untuk bertindak dan menghindari Anda. Pastikan Anda memiliki lampu baik depan maupun belakang sepeda untuk mencegah mobil langsung belok didepan Anda, atau tertabrak mobil yang sedang atret/mundur mobil.

Posted in Tips. 1 Comment »

Mengukur Panjang Rantai Ideal

Tulisan ini pertama kalinya saya posting setelah resesi beberapa hari dari nulis blog tercinta ini dikarenakan beberapa pekerjaan yang masih menumpuk. Apa iya tho?

Oke, selama resesi saya jalan-jalan di ranah maya khususnya di web berkonten sepeda. Dan saya menemukan cara menghitung rantai sepeda yang pas/ideal (by Nigel Jones). Simaklah,

variabel yang dipakai adalah:

Transmition Type: tipe transmisi yang digunakan yaitu Derailleur, Fixed Wheel (single speed), Oversized Derailleur.

Chainstay Type: tipe chainstay yang dipakai apakah fixed (tetap) atau adjustable.

Chainstay Length: Read the rest of this entry »

Mendapatkan Sepeda Murah (Revised)

Tulisan ini mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kepada saya mengenai sepeda dengan harga yang murah. Bersepeda tidak harus mahal, anda bisa mendapatkan sepeda murah dengan harga dibawah Rp 1 Juta tetapi bekas. Dalam tulisan ini juga membahas sepeda yang layak pakai untuk keperluan sehari-hari di dalam perkotaan (commuter) jadi mungkin sepeda ini akan lebih mahal jika dibandingkan dengan sepeda baru tapi kualitas abal-abal. Tips ini juga memerlukan sedikit petualangan 😉 Ayo kita mulai! Pertama, pergilah ke pasar atau toko penjual sepeda bekas. Carilah sepeda dengan frame berbahan steel/baja. Mengapa? Karena seperti artikel sebelumnya jika berbahan aluminum dia mempunyai masa kekuatan yang baik dan biasanya hanya 1 tahun, nah kita kan tidak tahu berapa lama masa pakai frame itu dan jika sudah mengalami retak atau rusak, sangat susah memperbaiki meskipun di tukang las aluminum sekalipun. Pastikan sepeda yang anda akan beli tidak mengalami kerusakan terutama pada frame. Cek tiap sambungan dan kelurusan frame. Jangan terkecoh dengan cat. Selanjutnya

Read the rest of this entry »

Posted in Tips. Tags: , , . 76 Comments »