Hydroforming

Beberapa waktu lalu saya menulis mengenai material frame sepeda dan kali ini saya akan menulis mengenai bagaimana cara frame dibentuk.
Istilah hydroforming sering dijumpai pada keterangan sepesifikasi sepeda atau frame aluminum modern. Kenapa istilah ini kesannya dipakai untuk mendongkrak nilai jual? Berikut penjelasan secara umum dan tidak bersifat sangat teknis karena saya juga bukan orang teknik atau metalurgi.

Hydroforming adalah metode atau cara membentuk logam lunak seperti aluminum atau kuningan menjadi ringan, secara struktural  lebih kaku dan kuat. Teknik ini sangat populer di kalangan industri high-end mobil sport dan dalam membentuk tube (tabung) aluminum untuk frame sepeda.

Ilustrasi Proses Hydroforming

Read the rest of this entry »

Menentukan Ukuran Frame Sepeda Untuk Tubuh Anda

Pengukuran ini dimaksudkan untuk menentukan ukuran frame sepeda yang pas agar nyaman dalam bersepeda. Frame terlalu besar atau terlalu kecil sangat tidak nyaman untuk dikendarai sehari-hari kecuali untuk kepentingan khusus misal freestyle, trial atau olahraga ekstrim.

Apa saja variabel pengukurannya?

Variabel pengukurannya antara lain; tinggi badan/height dan panjang inseam atau jarak pangkal paha ke tanah

Bagaimana mengukurnya?

Dengan menggunakan penghitung atau tabel yang telah distandarisasi. dibahas di bawah nanti.

Apa yang dihasilkan?

Berupa angka ukuran frame yang menggunakan metode C-T (Center to Top) yaitu menghitung jarak dari pusat Bottom Bracket (BB) hingga ujung atas seat tube. Selain itu juga menghasilkan angka ukuran crank yang dihitung dari poros crank (BB) hingga ke poros pedal, hal ini dimaksudkan agar pengendara lebih nyaman ketika mengayuh pedal. Read the rest of this entry »

Anatomi Hub

Hub atau nama umumnya Bosh adalah sebuah komponen sepeda dimana spoke (ruji), gear/sprocket serta axle (gandar/as roda) melekat. Dalam bahasan ini ditekankan pada rear hub (hub belakang). Secara ringkas, fungsinya untuk tempat berputarnya gear/sprocket dan ruji yang disokong oleh as roda sehingga roda dapat berputar. Namun para pakar-pakar sepeda sering menyebut istilah Freehub dan Freewheel hub. Kedua komponen itu berebeda, Freehub menggunakan sprocket yang terpisah-pisah atau juga disebut cassette yang dirangkai pada splines. Sedangngkan Freewheel hub menggunakan sprocket yang sudah menjadi satu atau sprocket sudah tersusun satu blok yang disebut Freewheel kemudian freewheel tadi diulirkan pada hub. Jadi jangan sampai salah membeli jika anda berniat meng-upgrade jumlah sprocket anda atau biasa disebut speed. Daripada bahas sana-sini malah ngawur silakan cermati gambar di bawah ini.

Freehub dan Freewheel Hub

Full Suspension atau Hardtail?

Mungkin sebagian orang mengalami kebingungan saat akan membeli sebuah sepeda apakah memilih full suspension atau hardtail. Dalam bahasan ini saya asumsikan sepeda dengan fork suspension.

Full suspension (fullsus) bike merupakan sepeda yang dilengkapi suspensi depan (fork) dan belakang atau ada istilah lain frame suspension. Sedangkan hardtail adalah sepeda yang tidak memiliki suspensi belakang.

Sepeda full suspension sering digunakan untuk medan off-road hingga cenderung ke ekstrim misalnya untuk olahraga downhill, cross country, free ride dan trail bike bahkan saya pernah melihat video dirt jump menggunakan full suspension. Full suspension diyakini lebih stabil saat mengahadapi medan terjal karena mampu meredam guncangan dan mengurangi efek terpental selain itu lebih nyaman. Namun beberapa pendapat full suspension kurang nyaman saat di medan yang rata/on-road dan sulit untuk diajak ngebut karena bagian belakang mengayun saat dipedal. Ada juga yang menyangkal pendapat tersebut dengan munculnya beberapa desain/konfigurasi suspensi belakang dan suspensi yang bisa dikostumasi secara mudah untuk mengahadapi berbagai macam track termasuk on-road sehingga bisa bersaing dengan hardtail. Read the rest of this entry »

Mengukur Panjang Rantai Ideal

Tulisan ini pertama kalinya saya posting setelah resesi beberapa hari dari nulis blog tercinta ini dikarenakan beberapa pekerjaan yang masih menumpuk. Apa iya tho?

Oke, selama resesi saya jalan-jalan di ranah maya khususnya di web berkonten sepeda. Dan saya menemukan cara menghitung rantai sepeda yang pas/ideal (by Nigel Jones). Simaklah,

variabel yang dipakai adalah:

Transmition Type: tipe transmisi yang digunakan yaitu Derailleur, Fixed Wheel (single speed), Oversized Derailleur.

Chainstay Type: tipe chainstay yang dipakai apakah fixed (tetap) atau adjustable.

Chainstay Length: Read the rest of this entry »

DASA SILA (Teknik) Dasar Bersepeda Gunung (1)

(Hans Rey , seorang rider master MTB)
Bag.1
1.    Dilintasan Miring  Yang Licin
Menyusuri lereng atau gunung yang miring memerlukan teknik tersendiri. Karena jika salah, maka ban akan hawley_grade_063mengalami kehilangan traksi. Parahnya lagi yang tidak tahu dan menekan rem kuat-kuat dalam situasi seperti ini. Untuk itu ada teknik dalam melewati trek off chamber (lintasan miring yang licin)
Caranya?
a.    Perlakukan trek off chamber layaknya seperti melewati tikungan saja.
b.    Hindari menggenjotan dalam melewati trek seperti ini.
c.    Tentukan kecepatan sepeda sebelum memasuki trek
d.    Apabila harus menggenjot,lakukan dengan cara yang halus
e.    Pusatkan berat tubuh pada pedal, hal ini sangat efektif agar ban tetap menggigit tanah
f.    Selalu ambil jalur tengah
2.    Kapan Menggunakan Rem Depan
Mayoritas turunan single trek menagalami “bracking bump” dibawah tiap tikungan tajamnya, bagi rider yang “paranoia” menekan rem belakang. Sebenarnya yang dapat menghentikan laju sepeda pada turunan, hanyalah rem depan.
Caranya?
a.    Mulailah dengan menempatkan satu jari di brake level depan dan dua jari untuk belakang. Pada saat panik kita tidak akan menekan rem depan secara berlebihan.
b.    Biasakan mengerem sebelum memasuki tikungan atau turunan tajam.
c.    Hindari men-drag rem selama turunan,karena hal ini hanya akan membuat suspensi terasa kasar dan mengeluarkan sepeda dari jalur.
d.    Gunakanlah rem seperlunya /dengan bijak. Read the rest of this entry »

Posted in Teknis. Tags: , , . 5 Comments »

Anatomy Fork

forkmc0Gambar tersebut adalah anatomy Fork khususnya Suspension Fork namun sama saja dengan fork Rigid atau tanpa suspensi.

Fork ini bisa dipasangkan disc brake atau V-brake.

Pada dasarnya fork sepeda suspension prinsipnya sama dengan fork sepeda motor. Pada bagian shock arsober (penahan kejut) terdapat pegas berikut minyak/oli suspensi untuk mengatur kekenyalan shock arsober itu sendiri.

Posted in Teknis. Tags: , . Leave a Comment »