Jogja-Solo-Jogja (Lagi)


Setelah dahulu pernah touring dengan rute yang sama yaitu Jogja-Solo PP, kini saya melakukannya lagi dengan teman yang berbeda. Kali ini ditemani oleh Abul dan Mpok Moko. Karena Abul ada acara ketika sabtu siang, maka start perjalanan direncanakan sabtu tanggal 19 Maret 2011 pukul 22.00 tapi karena hujan maka mundur menjadi pukul 00.00 baru start dari pertigaan Janti Yogyakarta.

DSC00051

Patung Obor Stadion Manahan. 04.30 WIB

Tentunya merasakan sensasi yang berbeda karena touring sebelumnya start pukul 19.00 yang lalulintasnya masih ramai sedangkan kali ini sudah sepi. Jelas saja pukul 00.00 sebagian besar orang sudah tak beraktifitas lagi di luar rumah.
Perjalanan yang gelap dan dingin tak menyurutkan semangat kami juga touring ini bersamaan dengan peristiwa posisi bulan terdekat dengan bumi atau biasa dibilang “Supermoon”. Tak jarang kami selalu menengok ke bulan untuk mengetahui apakah sudah terjadi yang menurut pemberitaan akan terjadi puncaknya pukul 02.00.

Genjotan demi genjotan dengan santai dibarengi canda tawa sepanjang perjalanan membuat kami tidak merasa kantuk dan lelah hingga pada akhirnya sampai Solo pukul 04.15 dan kami terus berjalan menuju arah stadion Manahan solo juga kami beristirahat, berfoto, buang air dan sholat subuh di salah satu masjid dekat stadion itu.

Solo mempunyai acara Car Free Day (CFD) sepanjang Jl. Slamet Riyadi yang dilaksanakan pada pukul 05.00-09.00. Kami pun tak menyia-nyiakan acara itu dengan bersepeda di tengah-tengah jalan berjejer tiga dan sembari melempar senyum kepada orang-orang yang sedang olahraga. hadeh,tebar pesona.
Kami sempatkan makan nasi liwet khas Solo untuk sarapan dan kembali lagi ke CFD untuk nongkrong istirahat dan mulai merasa ngantuk. Setelah CFD usai, kami berencana untuk istirahat ke rumah teman yang ada di Solo tapi karena dia sedang beribadah ke gereja maka kami pun cari tempat istirahat. Dipilihlah emper TK yang sepi di depan sebuah masjid. Disitulah kami tidur sembari dilihati dan diomongin orang-orang yang lewat hingga akhirnya jam 11.30 kami bangun dan bersiap untuk sholat kemudian lanjut pulang ke Jogja.

Rute pulang kami memilih lewat Solo Baru atau jalur Baki-Pakis karena jalannya cenderung lebih teduh dan lebih sedikit kendaraan. Tetapi tetap saja panas apalagi setelah mampir di warung, perut kenyang dan ngantuk menyerang lagi sehingga diputuskan untuk tidur lagi di teras masjid kosong di sekitar Baki. Setelah sholat Ashar, kami lanjutkan perjalanan pulang.

Sampai di kota Klaten, kami kembali istirahat sembari menikmati suasana petang kota Klaten di alun-alun. Susu jahe, teh anget, sate usus mengisi tenaga kembali. Setelah sholat Maghrib di SPBU Pastipas, langsung ngebut… tapi salah satu personil mengalami ngantuk berat akhirnya diputuskan berhenti di masjid Prambanan untuk tidur sejenak tapi saya dan 1 teman saya tetap terjaga untuk mengawasi.

Perjalanan dilanjutkan kembali hingga akhirnya pukul 21.30 tiba di Jogja. sehingga perjalanan pulang memakan waktu 2 jam lebih lama dari berangkat yaitu 6 jam. Karena kami adalah pasukan bekicot yang tak memasang target waktu ketika touring, maka berapapun lama perjalanannya tak jadi masalah, yang penting happy!.:mrgreen:

DSC00061

Sarapan Nasi Liwet Khas Solo

DSC00065

Teatrikal Peringatan Hari Air Oleh Mahasiswa Seni UNS di CFD Solo

DSC00074

Car Free Day Jl. Slamet Riyadi, Solo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: