Jogja-Sragen, Lunas!


Proses service selesai

Lunas! itulah kata yang terucap dalam hati ketika memegang pintu gerbang rumahku sepulang perjalanan dari Jogja ke Sragen. Ya, ini merupakan janjiku dan sepedaku untuk digunakan pulang kampung alias mudik. mungkin kalau untuk kategori long trip atau touring masih kurang jauh ya gak apa-apalah. berikut ceritanya:

Persiapan
Beberapa hari sebelum D-day, sepeda atau sebut saja Stacy (Federal Street Cat) dibongkar untuk servis besar termasuk ganti rims dan kabel rem. Dibantu Mas Danang Moakh dengan keterampilan mekanikalnya juga Angga The Dahon Long Trip, Mas Bayu (Ki Ageng Sekar Jagad) dan pak Aris (Jaya Elektronik) dimana mereka meminjamkan alat-alat dan keahliannya. Singkat kata, sepeda sudah terakit dengan baik dan mantab.

Test Ride
Dilakukan pengujian pasca servis dengan keliling kota Jogja dan hasilnya laik jalan.

D-Day
Yogyakarta, Senin 8 Nopember 2009 pukul 03.05 (pagi). Perjalanan dimulai dengan santai berikut bekal berupa tool kit, baju, makanan, minuman dan tentunya uang secukupnya.
Jalanan pagi yang sepi dan udara sejuk membuat tidak cepat lelah selain itu bareng sama ibu-ibu bakul pasar yang hendak ke pasar. Ketika sampai di Delanggu pukul 05.00 saya putuskan untuk rehat kencing, cuci muka dan lain sebagainya di

SPBU pastipas tapi tidak berlangsung lama karena perkewuh sama yang jaga karena sedang dibersihkan yaa sebenarnya tidak apa-apa sih. perjalanan berlanjut hingga Kartasura dan perut pun mulai lapar. berhentilah di Ruko yang belum buka, sarapan disitu dengan roti keju dan chocolate bar memang agak sok bule tapi praktis, karbohidrat dapat, kalori juga dapat. Lanjuuut…

Setelah Kartasura kemudian Kota Solo/Surakarta pukul 06.10. Bareng anak-anak sekolah yang berangkat sekolah dengan bersepeda. Pemandangan kota yang bagus mengalihkan rasa capek dan tetap berlanjut hingga Karanganyar pukul 07.15. Ketika menengok kebelakang weitz! ternyata tas di carier hampir jatuh maka diputuskan untuk berhenti membenahinya dulu. Lanjuuut!

Ketika masuk wilayah Sragen, langsung menambah kecepatan karena jangan sampai waktu tempuh lebih dari 6 jam. tidak ada yg mengharuskan sih cuma pasang target segitu biar lebih punya greget. Dan akhirnya…. Touch The Line! eh salah Touch The Gate!. Perjalanan selamat sampai rumah tanpa ada halangan khususnya kerusakan teknis pada sepeda. kalo masalah tas tadi memang saya mengikatnya yang ngawur hehehe. Sayang 1000 sayang saya tidak mempunyai alat dokumentasi, ponsel saya tak berkamera sedangkan beberapa minggu sebelumnya kamera digital saya hilang dicopet. Ya sudah lah pokok e Lunas!

Statistik:

Start : 03.05 WIB
Finish : 08.35 WIB
Waktu Tempuh : 5 Jam 30 Menit
Jarak : 100 Km (perkiraan)
Kecepatan Rata-rata : 18.1818 Km/jam
Istirahat : 3 Kali @15 Menit

Moakh The Mechanic

12 Responses to “Jogja-Sragen, Lunas!”

  1. Kisah Nyata Manfaat Bersepeda « Bersepeda Untuk "Kita" Says:

    […] ketahanan pun meningkat atau nggak mudah capek. Beberapa bulan kemarin saya bersepeda sendiri dari Jogja ke Sragen dengan jarak sekitar 90-100 km waktu tempuh 5.5 jam tanpa ada gangguan fisik kalau capek sih iya […]

  2. bikewearr Says:

    wah mantap… masuk gowes centurion nih karena sudah 100km.. selamat selamat… selamat lunas

    • pedalsepedaku Says:

      thanks bos. sebenarnya masih kalah sama teman2 yg lain:mrgreen:

  3. Bocah@Ireng Says:

    Salam, itu tulisan diatas ada mas bayu atau ki ageng sekar jagad itu pemilik padepokan sekarjagad seragen kah? Kalau benar mohon sms no hape ki ageng sekarjagad ke 083824000980 nya mas… Sy mau belajar dipadepokan sekarjagad seragen. Matur nuwun dari cah ireng cerbon

    • pedalsepedaku Says:

      maaf, ini Jogja mas. saya nggak tau kalo di sragen ada nama padepokan itu. lagipula, teman saya yg di jogja ini seorang seniman dan tentunya seorang pesepeda🙂

  4. modhontodhok Says:

    wah,hebatt mas….
    saya newbie,baru slse rakit speda..smg minggu dpn udah siap gowess
    rencana mau di reyen (halah,bahasane) yogya-wonogiri,sklian mudik plg kampung….
    selamat buat mas & stacy..smg saya bsk jg gak ada halangan prjalanan…aminn

    • pedalsepedaku Says:

      Salam kenal.
      bagus mas, lanjutkan mudik dengan sepedanya. semoga bisa tercapai misinya dan gak ada halangan. Amien.
      terima kasih, nanti salam anda akan saya sampaikan ke Stacy🙂.
      ditunggu cerita mudiknya disini.

  5. rohmats Says:

    Huebats..!
    salam kenal dari peseda baru.

    • pedalsepedaku Says:

      hehe makasih mas. salam kenal juga🙂

  6. Arie' Says:

    Wah, pengalaman hampir serupa, . . Saya pernah gowes dari Solo-Bantul (via Prambanan belok kiri) total 98 km 3 jam 55 menit. . Balik lagi Bantul-Solo 90km 3jam 45menit. . Terus terulang lagi November 2010, tanpa target waktu karena pake ban 26×1.95, tp ternyata waktu hampir sama. .

    • pedalsepedaku Says:

      wah ngebut juga mas. waktunya cuma segitu. hebat, sip sip. saya pake ban lebih kecil (26 x 1.75) saja masih tetep lama:mrgreen:

  7. Kisah Nyata Manfaat Bersepeda | Informasi Seputar sepeda Says:

    […] ketahanan pun meningkat atau nggak mudah capek. Beberapa bulan kemarin saya bersepeda sendiri dari Jogja ke Sragen dengan jarak sekitar 90-100 km waktu tempuh 5.5 jam tanpa ada gangguan fisik kalau capek sih iya […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: