Mengukur Panjang Rantai Ideal


Tulisan ini pertama kalinya saya posting setelah resesi beberapa hari dari nulis blog tercinta ini dikarenakan beberapa pekerjaan yang masih menumpuk. Apa iya tho?

Oke, selama resesi saya jalan-jalan di ranah maya khususnya di web berkonten sepeda. Dan saya menemukan cara menghitung rantai sepeda yang pas/ideal (by Nigel Jones). Simaklah,

variabel yang dipakai adalah:

Transmition Type: tipe transmisi yang digunakan yaitu Derailleur, Fixed Wheel (single speed), Oversized Derailleur.

Chainstay Type: tipe chainstay yang dipakai apakah fixed (tetap) atau adjustable.

Chainstay Length: Panjang chainstay

Jumlah gigi gear depan terbesar.

Jumlah gigi gear belakang terkecil.

Dengan rumus:

TSPCL = 0.25 * (F + R) + 2 * SquareRoot( [CSL * CSL] + {0.0796 * [F – R]} ^2 )

Keterangan;

TSPCL = Theoretical Shortest Possible Chain Length
CSL = Chainstay length in inches
F = Front gear cog teeth
R = Front gear cog teeth

Sebagai contoh kasusnya adalah sepeda saya berjenis MTB dengan RD/FD dan Fixed Chainstay. Setelah saya mengukur chainstay sepanjang 45 Cm, kemudian jumlah gigi gear depan terbesar sebanyak 38 gigi dan belakang 28 gigi. Hasilnya adalah:

Panjang rantai yang direkomendasikan= 53 inches or 53 links dan jika rantai diuraikan sepanjang 52.968816938333624 inch.

Anda juga dapat menggunakan kalkulator yang dibuat Nigel Jones sendiri dan saya ubah dikit agar lebih mudah dipahami. berikut kalkulatornya: chaincalc

pitch

Perhitungan ini hanya efektif diterapkan jika chain pitch sebesar ½ inch saja. Selain itu jika bertipe fixed wheel ada jarak regang rantai yang ideal namun tidak dihitung dalam kalkulator tersebut.

chainlength

Hasil perhitungan ini jujur saja belum saya implementasikan tapi saya yakin perhitungan ini masuk akal. Dengan panjang rantai yang sesuai maka dapat menghindari rantai yang kendur sehingga dapat menghindari rantai mudah loss atau lepas bagi fixed wheel atau Derailleur tidak bekerja dengan baik begitu juga jika rantai terlalu pendek atau ketat.

9 Responses to “Mengukur Panjang Rantai Ideal”

  1. Fuad Says:

    Jujur ya mas……🙂

    Aku ra mudeng :-S

  2. cipzto Says:

    kalo ane ngukur panjang ideal rantai pake feeling aja cukup, coz cara di atas ane gak ngerti om djoy😀

  3. sgenk Says:

    Wadaw, rantai juga perlu di hitung ya ? ?
    Aku sekarang lage bokek banget neh, cuman punya duit 5ribu, bagaimana membuat rumus RANTAI MAKANAN saya supaya saya bisa tetap makan sampai gajian nanti . . . .Lapa a a a a a a a ar r !

  4. pedalsepedaku Says:

    @Fuad
    aku juga baru aja mudeng tapi dikit

    @cipzto
    kalo dah kebiasa pake feeling gak maslah bang cip, kalo diatas kan ada kalkulatornya. yang file .pdf itu

    @sgenk
    kemana2 pake sepeda. daripada 5000 buat bensin 1 litre kembli 500 perak🙂

  5. sgenk Says:

    Wedew bensin wis mudun to ?? Beras malah naek…pake sepeda wae, duite buat beli beras :p

  6. syam Says:

    mas…….
    bisa gak ditunjukkan lagi rumus secara lengkapnya!
    asal muasal kenapa rumus itu bisa tercipta…….
    terus ap rumus diatas tadi juga udah mengalami pengujian secara teknisnya????????

  7. pedalsepedaku Says:

    @syam
    pertanyaan yang bagus.
    TSPCL = 0.25 * (F + R) + 2 * SquareRoot( [CSL * CSL] + {0.0796 * [F – R]} ^2
    formula ini beberapa orang sudah mengubahnya. mengenai bagaimana datangnya rumus ini saya tidak tau karena sangat kental ilmu fisika dan matematika yang diformulasikan oleh ilmuwan. Bahkan saya sempat mengirim pertanyaan ke orang yg memposting rumus ini (di luar negri) dan dia pun tidak paham khususnya kenapa ada angka 0.0796. dia menyebutnya “Magic Number”.
    Tapi tenang saja ini sudah teruji dan konon diterapkan pada industri sepeda di luar negeri. banyak situs yg menulis formula seperti ini.

  8. edysoes Says:

    Thanks Infonya Om,
    secara aku lagi nyari nyari referensi menentukan panjang rantai.
    btw, kalau dari manualnya shimano, panjang rantai dilingkarkan ke chainring terbesar dan sprocket terbesar kemudian ditambah 2 link.

    • pedalsepedaku Says:

      betul. banyak cara. saya mengangkat metode ini karena unik saja.
      sama2, makasih dah mampir dan tukar pengalaman🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: