Kampanye Save The Energy


Minggu, 14 Desember 2008 Pukul 08.00WIB di Fakultas Ekonomi UGM.

Acara ini adalah mengkampanyekan agar masyarakat Yogyakarta melakukan penghematan energi khususnya energi BBM dengan cara bersepeda. Acara diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Saya berangkat kesana dengan mas Danang (anggota B2W juga) pukul 07.30 tepat sampai di FE UGM, awalnya mencari-cari rombongan B2W dan bertanya kepada panitia ternyata belum ada. Saya mencoba menghubungi rekan B2W lainnya ternyata berhalangan untuk hadir, wah berarti tinggal saya dengan mas danang aja yang mewakili nama B2W. Hmmm tak jadi masalah yang penting ikut gowes aja.

Tepat pukul 08.00 WIB kampanye mulai bergerak dengan dikawal 2 sepeda motor PJR. Rombongan terdepan ditempati oleh PODJOK (Paguyuban Onthel Djogjakarta) diikuti rombongan FE UGM dan terakhir B2W dengan seorang laki-laki berusia paruh baya dengan sepeda Specializednya non komunitas.

Start dari FE UGM menuju Mangkubumi dengan lewat Jl. Simanjuntak terlebih dahulu. Lepas mangkubumi singgah di pendopo Gubernur dan disana disambut petugas pendopo dan bapak-ibu yang saya tidak mengenalnya (bukan gubernur). Mereka menyambut rombongan dengan dan berdialog sekaligus menyampaikan pidato yang ditulis oleh Pak Sri Sultan HB X.

Setelah acara tersebut selesai, perjalanan dilanjutkan kembali ke FEB UGM melalui Mataram dan pada saat sampai di Toko Buku Gramedia, hujan deras terjadi dan sempat berteduh di emperan Gramedia sehingga rombongan terpecah-pecah. PODJOK memtuskan untuk langsung pulang. Setelah hujan agak reda, perjalanan dilanjutkan meskipun berbasah-basahan menuju FEB UGM.

Sampai di FE UGM, panitia memberikan cindera mata untuk Bike 2 Work Chapter Jogja. Saya mewakili untuk menerima cindera mata tersebut.

Secara keseluruhan, acaranya bagus dan menarik namun rute bersepedanya kurang jauh sehingga “penyebaran virus”-nya kurang luas. Tapi ada baiknya juga dengan rute yang pendek karena cuaca pada saat itu hujan.

img_53361

Semoga dengan adanya acara semacam ini masyarakat sadar dan mulai melakukan penghematan. Jangan karena bensin premium sudah turun menjadi Rp5000/liter, frekuensi penggun

aan kendaraan bermotor malah meningkat atau boleh dikata aji mumpung. Bukannya tidak boleh pake kendaraan bermotor namun dikurangi pemakainnya.

img_5297

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: