Bamboo Bike


Pada saat nonton acara televisi di chanel MetroTV kebetulan acaranya tentang olahraga yang peduli dengan lingkungan. Acara ini sebenarnya adalah acara dari stasiun TV German “Deutche Welle”. Salah satu segmentnya membahas mengenai bamboo bike atau sepeda yang terbuat dari bamboo. Pada saat itu sang ilmuan mendesainnya untuk kejuaraan XC (Cross Country) dan akhirnya juara ke-4.

bamboo4

Berhubung acaranya cukup singkat saya cari di internet dan akhirnya tidak sedikit artikel yang membahasnya. Kali ini saya mengambil artikel dari Barno Meres Engineering and Design (BME).

Disitu diceritakan sang penulis sekaligus pembuat bamboo bike mulai mencoba membuat frame MTB bambu yang biasanya dia memakai bahan carbon atau bisa jadi dia sudah bosan dengan bahan alloy atau carbon.

Dia memulai proyek ini pada tahun 2004, awalnya dia hanya merancang untuk membuat frame saja. Dia merasa kesulitan untuk mendapatkan bambu yang berkualitas bagus selain itu kesulitan dalam mencari ukuran bambu yang benar-benar sesuai rancangannya. Pada akhirnya bambu dari China dipilihnya sebagai top tube, down tube dab seat tube namun merasa kurang memuaskan karena permukaan yang tidak rata dan terdapat beberapa lubang hama kayu bahkan dia membayangkan bagaimana jika serangga/hewan bersarang di dalam framenya😀. Untuk bagian seat dan chain stay dipilih bambu dari Malaysia. Karena saking sulitnya mencari bambu yang bagus di dataran eropa maka dia berencana menanam sendiri atau terbang langsung ke Asia.

Seat dan chain stay dirasa kurang kuat karena bambu kurang tebal maka dimasukkan polyurethane foam ke dalamnya untuk memperkuat bagian itu. Penyambung antar bagian beberapa menggunakan cetakan carbon sedangkan pada penyambung pada bagian bottom bracket, head dan short seat tube menggunakan duralumin yang ditahan dengan epoxy, penyambung bagian belakang menggunakan polyurethane dan dilaminating denga epoxy resin dan woven carbon. Dari bahan-bahan penyambung tadi mirip dengan carbon. Sehingga total berat sepeda tersebut sebesar 1860 g (4.1 lbs) wew lebih ringan dari laptopku.

Setelah frame jadi, maka diteruskan untuk memasang komponen-komponen lain sehingga menjadi full bike atau sepeda utuh dengan berat 10.7 kg (23.6 lbs).

Sepeda ini bertahan hingga tahun 2008 atau selama 4 tahun dan masih impresif. Kata empunya “still excellent” padahal sepeda ini dipakai di berbagai kejuaraan sepeda MTB selama 2th berturut-turut. Maka dari itu si penulis sangat terkesan karena frame ini begitu ringan, kuat, keras, lentur dan mampu menahan vibrasi dengan baik.

Sayangnya di artikel tersebut tidak disebutkan harga atau biaya pembuatan frame hingga full bike nya.

bamboobike

8 Responses to “Bamboo Bike”

  1. motorvespaku Says:

    wah betul2 ide yang sangat brilian🙂

    mungkin kita bisa join dengan Barno Meres Engineering and Design (BME). tapi bukan sebagai pembuat ide, melainkan hanya sebagai penyuplai bambu hehehe…kan di indonesia banyak bambu-bambu😀

  2. motorvespaku Says:

    http:/motorvespaku.wordpress.com

  3. cysco Says:

    wah bagus juga tuh spedanya.. tapi kuat gak yah… Hhe..

    tapi kalo banyak yg mesen kan repot juga tuh.. bisa abis Bambu2 d china.. kalo dah abis minta k Indonesia deh.. Hhe..

    Dania Blog

  4. cysco Says:

    bambu d china ma d indonesia bisa abis..kalo pada mesen..

  5. pedalsepedaku Says:

    @motorvespaku

    Kita seharusnya bisa bikin sepeda ini karena sember dayanya melimpah, jangan diekspor. dipake dalam negeri aja biar harga sepeda di Indonesia jadi murah dan pada bersepeda

    @cysco
    sepeda ini telah dipake kompetisi marathon sepeda dengan track off road. bahkan sepeda yang berdesain tertentu pernah dipake kejuaraan cross country dan juara 4

  6. attena Says:

    Wuih…. Ebat euy…
    Nah klo yg ini bnr2 ramah lingkungan, dlm pbuatanx aja mgkn cm mghasilkn limbah/polusi yg kcil, beda ma speda yg laen…
    Biar tambh ramah lingk hrsnya pnyambungx pke rotan, tp kuat ga ya?

    • pedalsepedaku Says:

      Biar tambh ramah lingk hrsnya pnyambungx pke rotan, tp kuat ga ya?

      yup semakin ramah tapi sepertinya kurang kuat, di German ada juga yang pake Marijuana namun nggak ramah hukum🙂

  7. Novo Says:

    Bambu tidak akan pernah habis krn mudah dibudidayakan. Sebenarnya sepeda bambu sdh ada sejak 1895, silakan liat di blandar.com sedangkan utk sejarah sepeda dan aneka merk motor di dunia (termasuk Jawa=sepeda orang Jawa?) bisa dilihat di motorlama.com
    Mksh.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: